Sabtu, 10 Oktober 2015

Bersyukur. Satu pesan dari mamahku yg selalu kuingat setiap kali aku mulai putus asa. Bersyukur , disaat sesempit apapun keadaanmu. Tetaplah bersyukur meski cobaan bertubi-tubi menghampirimu.Tetaplah bersyukur walau disaat tersulitmu. Selalu ingat ada kekuatan maha dahsyat yg akan tetap melindungi setiap umatnya. Sekali lagi rasakan dari hatimu betapa masih beruntungnya kita diantara banyak saudara kita. 

Renungkan, dan rasakan kenikmatan luar biasa dari bersyukur hingga terkadang air mataku tak sengaja menetes, tanda syukur kebahagiaan. Jangan pernah menyesali keadaan, karena sejatinya kitalah yg membuat ini semua terjadi. Syukuri saja apa yg sudah ada, terima...  jangan terlalu fokus mengeluh apa yg seharusnya kita dapat. Itu semua tak ada gunanya. 

Bersyukur bersyukur dan bersyukr.  Bersyukur tak hanya diukur dari materi. Kenikmatan tak hanya bersumber dari materi. Ketenangan jiwa adalah anugerah terbesar yg bisa dirasakan setiap insan manusia. Dimana kita akan merasakan indahnya nikmat dan karunia sang ilahi yg tak kan mungkin bisa kita hitung.  Bahkan ini akan terasa indah bila air matamu hingga dapat menetes menyadari betapa masih beruntungnya keadaan kita saat ini ditengah berbagai keluhan yg selalu kita ucapkan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar