Ceritaku Bersamamu
Hari ini aku dan tiwul ( Chynthia Wulan ) begitu aku sering memanggilnya memiliki beberapa agenda, salah satunya lari-lari pagi bersama. Akhirnya setelah beberapa kali merencanakan dan selalu batal karena berbagai alasan, hari ini kita bisa lari pagi bersama.
Janjian jam 6 tapi seperti biasa jam setengah 7 tiwul baru sampe rumahku. Detik itu juga kami langsung capcus lapangan Rindam. Begitu memasuki lapangan dalam, kita pemanasan kecil-kecilan. Menggerakkan tangan kaki gak jelas gitu . Pada saat itu juga seperti biasa ada banyak ibu-ibu senam aerobik dengan sangat antusias. "Nda senam wae yo.." tiwul memulai percakapan. "Haa ?? kuwi kan levele ibu-ibu lari wae ah tiw ben berkeringat" jawaabku meremehkan. Oke untungnya tiwul setuju dan kita berdua lari. Satu putaran lari, satu putaran jalan santai begitu terus hingga kita mulai bosan dan kelelahan. Dipuncak kelelahan kami berhenti dan dengan terpaksa aku menuruti keinginan tiwul kembali. YA.. senam aerobik yang mayoritas ibu-ibu. Begitu melihat tiwul yang dengan sangat amat berantusias mengikuti gerakan instruktur senam aku mencoba untuk mengikutinya. Satu dua tiga empat.. asyik juga ternyata. Kami berdua senam sambil bersenandung gak jelas. Baru sekitar 15 menit kita bergabung, senam telah usai. Tak terasa juga keringatku mengucur dengan derasnya bahkan melebihi saat aku lari bolak balik tadi. Padahal aku hanya mengikuti seperlima dari senam keseluruhan. Wowowowo.. bisa dibayangkan betapa hebatnya ibu-ibu ini yg sejak sebelum aku tiba tadi sudah berjejer rapi.
Oke tenaga kita terkuras saat senam sekarang saatnya istirahat sambil menyaksikan atraksi wushu. Sebenarnya walaupun kita berada digardu paling depan dengan atraksi dan mata kita mengarah kepada pendekar wushu yg sedang tampil, tapi pikiran dan mulut kita lebih sibuk berbincang tentang khayalan kita wkwkwk.. ya ini salah satu tradhisi yg tidak akan pernah terlewatkan jika kita kumpul seperti ini yakni "berkhayal" :)) .
"Nda saiki wes jam piro ?", tiwul bertanya serius. " Jam 8 kurang 15" jawabku cuek. "Lho dewe kan ono try out online jam 8 ?" jawabnya dengan mata melotot. Seketika itu juga kami bergegas meninggalkan lapangan karena 15 menit lagi try out yg menurut kami penting akan dimulai. Kruscukk.. krucukk.. wkwkwk kami tertawa lepas. Suara perut kami agaknya memberi signal bahwa kami haru makan terlebih dahulu. Ada pepatah mengatakan jika urusan perut beres, maka semua akan beres.Nah kita juga salah satu penganut paham pepatah tersebut, jadi kami putuskan untuk makan dulu kebetulan kami juga belum sarapan.
Bukan cewek namanya kalo kita gak rempong. Meski waktu semakin menyempit, kita malah dengan santainya berjalan dari ujung ke ujung memilih makanan yg pas untuk sarapan. Bahkan kita juga sempet-sempetnya pergi keparkiran dulu ambil minum dan balik lagi kelapangan untuk beli makanan. Dan anehnya lagi menu sarapan yg kita pilih tetap pada rencana awal sebelum kita muter-muter tadi ckckckck..-_-.Masalah terus berlanjut, karena terlalu asyik curhat dan ngobrol mondar mandir gajelas kami lupa bahwa sekarang detik ini juga try out sudah dimulai. Untung ada tragedi tiwul kejatuhan ulet kalo enggak sudah berakhirlah nasib try out kita. Begitu sadar kami langsung bergegas pulang.
Perjalanan pulang banyak mini bus yg tiba-tiba datang membawa pasukan yg entah darimana dan menghalangi jalan. Yaa Allah.. kenapa selalu ada yg tidak beres ketika disaat-saat genting seperti ini. Akhirnya setelah nekad dan bersusah payah kita berhasil lolos.
Tepat pukul 08.30 kita sampai dirumah. Langsung ribet buka ini itu, download LJK, download soal, baca petunjuk pengisian dan sebagainya itu memakan waktu yg lumayan lama. Ada tragedi downloadnya gagal, passwordnya lupa juga. Pokoknya kita mulai mengerjakan soal sekitar pukul 09.00 dan waktu sudah hangus 60 menit tinggal 40 menit tersisa dg jumlah soal 120. Super sekali :((
Niatnya kita mau bagi soal aku mengerjakan soal genap dan tiwul ganjil, kan online jadi gak bakalan ketauan.Suasana hening setelah berjalan 5,6,7 menitan barulah kami saling tatap dengan muka super duper melas. Seketika itu juga kami mengangguk mengerti, ya soal-soal ini terlalu aneh, keputusan terbaik kita akan mengerjakan bersama-sama wkwkwkwk. Waktu tinggal 10 menit ( + 10menit lagi etoleransi waktu ) kami mulai nyicil mengisi LJK online kami walaupun baru sebagian soal yg mampu kami jawab. Meskipun suasana seperti ini kita masih saja bersendau gurau hingga entah apa yg kami perbuat tiba-tiba kami menekan tombol "sent" yg berarti kami telah mengirim LJK kami yg belum selesai wawawawawa.. bagaimana ini kami hanya bisa ternganga dan tertawa memikirkan apa yg baru saja kami lakukan. Yasudahlah kami pasrah saja nasi sudah menjadi bubur.
Tragedi hari ini cukup sukses membuat kita lapar karena kebanyakan cekikikan. Karena lapar, kami bikin mie goreng bersama dan makan bersama juga. Hari ini kami banyak membicarakan hal-hal yg menyenangkan.
Memang hari akan selalu menyenangkan jika kita lalui bersama dengan orang-orang tersayang termasuk sahabat. Alhamdulillah nikmat Allah SWT memang luar biasa. Ini ceritaku hari ini, mana ceritamu ? ? :)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar