Senin, 06 Mei 2019
Nyatanya ini yang kurasakan, ketika rutinitas mulai mengubah pandangan prioritasku. Ketika rutinitas menyita hampir separuh waktuku. Ketka aku mulai lupa, untuk apa hakikatnya hidup ini, ketika aku mulai meninggalkan hal-hal yang dulu memberiku warna kehidupan.
Nyatanya ini yang aku rasakan, 24 jam dalam sehari tak lagi mampu menampung bahkan hanya untuk rutinitasku saja. Sesekali bosan dan lelah, apa iya hidup cuma untuk ini. Pernah terbesit untuk menyerah, apa iya hidup sesulit ini hingga tak ku lihat cahaya dari pintu manapun diujung sana.
Nyatanya benar-benar kosong, seperti tak punya rasa berada di garis tipis antara sedih dan senang.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar