Setiap hari kita selalu sibuk dengan kegiatan yang kita harapkan dapat membuat hidup kita kelak bahagia. Seperti misalnya saat ini saya masih SMA, bayangan saya pasti akan bahagia kelak jika saya mendapat pekerjaan yang saya senangi, dapat tumbuh cantik dan bebas masalah wajah, ( jerawat :(( ), dapat membahagiakan orang-orang disekitar, mendapat suami yang sesuai, keluarga yang bahagia, dapat melakukan semua hal yang saya inginkan dsb. Menyenangkan bukan berkhayal seperti itu ? hari-hari kita sering pula hanya untuk membayangkan masa lalu misalnya saja ah kemarin jam segini aku dan teman-teman sedang berlibur, kemarin lusa jam segini aku lagi makan sama "my crush", seminggu yg lalu aku dapet hp baru dari mama, sebulan yg lalu aku menang lomba. Atau kita termasuk orang "baper" yg suka menyesali segala sesuatu misal duh kemarin kenapa aku bilang gini, kenapa aku gak belajar, kenapa aku marah sama dia, kenapa aku begini dll. Jika hari-hari kita masih didominasi oleh pikiran-pikiran seperti itu sungguh kita belum bisa dikatakan "menikmati hidup".
Coba kita renungkan lagi, adakah diantara kita ketika sedang berkumpul ngobrol sama teman atau kerabat tapi lebih sering megang smartphone ?. Adakah diantara kita yang mendengarkan sahabat curhat tapi tangan tetep asyik sama smartphone ? Adakah diantara kita ketika sedang berjalan atau duduk tapi pikiran kita melayang entah kemana seperti duh habis ini ulangan padahal belum belajar, duh laper nih tapi lupa bawa uang saku, nanti pulang sekolah mau main apa langsung pulang ya. Tak bisakah kita berhenti berkutat dengan masa lalu atau masa depan ?? Tak bisakah kita menikmati kegiatan kita saat ini detik ini juga secara keseluruhan dengan menghadirkan jasad, hati, serta pikiran kita fokus untuk kegiatan kita saat ini detik ini saja ?? Tak bisakah kita sadar sepenuhnya akan kegiatan kita saat ini detik ini juga tanpa memikirkan apapun yang tak ada hubunganya ? Jika belum, berarti kita belum benar-benar hadir hidup menikmati saat ini. Hidup kita lebih berkutat untuk memikirkan masa lalu dan mengkhawatirkan hari esok.
Draft sejak tahun 2015