Sabtu, 28 September 2024

 Seninya memang bukan seberapa banyak melainkan seberapa lihai.. yg banyak belum tentu cukup, yg sedikit sudah pasti kurang hehe... yg cukup saja 

Bagaimana untuk mencapai cukup ? Yaa diatur. Aturlah harapan diri sendiri yg terkadang malah menjadi boomerang. 

Tapi bukankah berharap & bermimpi itu gratis ? 

Kukatakan memang... tp seberapa lama daya tahan tubuh dan semangatmu mengikuti harapan dan mimpimu.. itulah jawaban kata cukup.

Jumat, 27 September 2024

 Ujian utk naik tingkat atau petunjuk memang sangatlah tipis. Bahkan siapa yg tau jawabannya. Seperti mengambil bola dlm undian guci, benar2 buta dam tidak tau apa yg terjadi kelak. Lalu adakah indikator kita telah mengambil bola yg benar ? Bahkan probabilitas saja sudah jelas hanya nol koma sekian.

Lucu memang hidup.. terkadang merasa diatas terkadang merasa sangat dibawah. Wajarkah ?

Lucu memang hidup.. kerja keras tk selalu membuahkan hasil yg positif tergantung dr seberapa beruntungnya kita mengambil bola dlm guci tadi.. karna dalam hidup satu ditambah satu sangat mustahil hasilnya 2


Kamis, 26 September 2024

 Dari luar memang tampak baik saja, tp rasanya berat.. hancur.. seperti robot sudah mati rasa

Selasa, 13 Agustus 2024

Ada sekelompok orang bilang manusia modern tidak sepenuhnya hidup.  Hari-hari selalu kita penuhi dengan bayang masa lalu dan harapan masa depan. Kita hampir tidak pernah menikmati hidup kita saat ini, ya saat ini detik ini juga.
Setiap hari kita selalu sibuk dengan kegiatan yang kita harapkan dapat membuat hidup kita kelak bahagia. Seperti misalnya saat ini saya masih SMA, bayangan saya pasti akan bahagia kelak jika saya mendapat pekerjaan yang saya senangi, dapat tumbuh cantik dan bebas masalah wajah, ( jerawat :(( ), dapat membahagiakan orang-orang disekitar, mendapat suami yang sesuai, keluarga yang bahagia, dapat melakukan semua hal yang saya inginkan dsb. Menyenangkan bukan berkhayal seperti itu ? hari-hari kita sering pula hanya untuk membayangkan masa lalu misalnya saja ah kemarin jam segini aku dan teman-teman sedang berlibur, kemarin lusa jam segini aku lagi makan sama "my crush", seminggu yg lalu aku dapet hp baru dari mama, sebulan yg lalu aku menang lomba. Atau kita termasuk orang "baper" yg suka menyesali segala sesuatu misal duh kemarin kenapa aku bilang gini, kenapa aku gak belajar, kenapa aku marah sama dia, kenapa aku begini dll. Jika hari-hari kita masih didominasi oleh pikiran-pikiran seperti itu sungguh kita belum bisa dikatakan "menikmati hidup".
Coba kita renungkan lagi, adakah diantara kita ketika sedang berkumpul ngobrol sama teman atau kerabat tapi lebih sering megang smartphone ?. Adakah diantara kita yang mendengarkan sahabat curhat tapi tangan tetep asyik sama smartphone ? Adakah diantara kita ketika sedang berjalan atau duduk tapi pikiran kita melayang entah kemana seperti duh habis ini ulangan padahal belum belajar, duh laper nih tapi lupa bawa uang saku, nanti pulang sekolah mau main apa langsung pulang ya. Tak bisakah kita berhenti berkutat dengan masa lalu atau masa depan ?? Tak bisakah kita menikmati kegiatan kita saat ini detik ini juga secara keseluruhan dengan menghadirkan jasad, hati, serta pikiran kita fokus untuk kegiatan kita saat ini detik ini saja ?? Tak bisakah kita sadar sepenuhnya akan kegiatan kita saat ini detik ini juga tanpa memikirkan apapun yang tak ada hubunganya ? Jika belum, berarti kita belum benar-benar hadir hidup menikmati saat ini. Hidup kita lebih berkutat untuk memikirkan masa lalu dan mengkhawatirkan hari esok.

Draft sejak tahun 2015
Masalah ? atau para tokoh bijak menyebutnya anugerah karena enggan menyebut hal negatif dalam kamus hidupnya. Bener ga sih semakin bertambah usia kita semakin banyak juga maslah kompleks yg harus kita hadapi ? tapi yang ga gue ngerti kenapa semakin bertambah usia masalah yg agaknya sepele dan ga perlu terjadi malah jadi duarr. Satu pepatah yg bener bgt menurut gue bahwa bertambah tua itu pasti tapi dewasa itu pilihan. Thats it. Ya Allah rasanya kepala kayak mau pecah ini. Makin hari bukanya makin tenang ada aja masalah baru. Ya Allah bantulah hambamu ini memilih mana yg baik mana yg buruk. Ya Allah bimbinglah jalan hambamu yg masih terseok seok ini kejalan yg Engkau Ridhai. Ya Allah hamba tau masalah ini sebenarnya begitu sepele. Tapi kenapa begitu sakit rasanya ? Ya ALLAH jika memang yg salah ada pada diri hamba. Berikanlah hamba petunjuk untuk memperbaiki kesalahan tsb.

Ya tergantung. Mungkin memang benar, semakin hari, semakin meningkat fase kehidupan manusia semakin banyak kata tergantung yg terucap. Dulu saat kita masih duduk di sekolah dasar bila ada pertanyaan narkoba baik tidak ? tentu dengan lantang kita jawab tidak. Atau menjawab tegas dua ketika ditanya satu tambah satu berapa. Akan berbeda jawaban kita saat ini, mungkin ketika ada pertanyaan narkoba baik tidak ? kita akan lebih menjawab tergantung, jika utuk tujuan medis baik jika disalah gunakan baru tidak baik. Lalu ketika ada pertanyaan simple 1 tambah 1 maka jawaban kita mungkin juga tergantung

Draft sejak tahun 2017
Hai....

2 Tahun sudah kita tak saling tatap. Ya sepertinya kita lebih sering saling tatap daripada berbicara. Seolah tanpa mengucap satu katapun jelas apa yg kita bicarakan dengan saling tatap. mungkin terkesan berlebihan atau mungkin kalian akan berfikir ahh itu mah kamunya aja yg kegeeran.Entahlah.. aku sendiri tak mengerti sampai detik ini mengapa magnetnya begitu kuat dihatiku. Bahkan banyak lelaki yang jauh lebih hebat darinya pun tak berhasil membuatku berpaling total. Aku jatuh cinta.. atau hanya perasaan ingin memiliki ? aku suka caramu menatapku, namun aku tak suka caramu berbicara pada ku melalui tatapan itu. Aku suka ketika kita saling menundukkan kepala ketika bertemu. Aku suka caramu menanyakan sesuatu padaku. Tapi aku benci cara ku salah tingkah menjawabnya. Aku suka caramu berjalan, berbicara, tersenyum, bergurau,berteman, dan semuanya. Aku kagum dengan prinsip dan gaya berpikirmu. Kamu tak pernah jadi siapapun. Selalu menjadi diri sendiri dimanapun. Tak pernah serakah ingin memiliki apapun walaupun nyatanya kau memiliki segalanya. Tak pernah kau mengumbar popularitas ataupun tebar pesona seperti yang lain. Tak pernah kau marah ketika tak mendapat nilai baik, tak pernah kau menyalahkan orang lain atas hasilmu sendiri, tak pernah kau berprasangka buruk ke orang lain, tak pernah sekalipun kau tersinggung, i love u that way. 
Ketika sudah lama kita tak saling tatap. Ketika sudah semakin jarang aku memikirkanmu. Namun mengapa rasa ini kembali lagi ?? Mengapa aku selalu merasa dekat ? 
Hampir yakin aku ketika itu bahwa kau hanyalah cinta monyetku. Cinta monyet yg harus segera kuhapus untuk menatap cinta yg sesungguhnya. Ya Allah mengapa sampai sejauh ini berat rasanya. 

Draft tahun 2017...

Aku rasa masih terlalu jauh. Tapi mengapa semua ini terasa dekat. Seolah lusa kan terjawab semuanya. Tapi ertanyaanya sekarang, seberapa jauh lusa itu? Rasanya ingin kutinggalkan makna yg masih buram ini. Yang kian hari serasa kian abu-abu saja. Kian tak jelas, bimbang dan gelisah menyapa di hariku yg kosong. Seakan tanpa makna, tanpa rekan. Lalu buat apa aku disini ??  Berjuang untuk apakah aku disini jika tujuan hidup untuk kembali.

 

 Draft dari tahun 2017 yg baru diposting 2024

 Hai kawan lama 


Sudah lama sekali semenjak kali terakhir kamu minta doa agar lancar mengerjakan ujian masuk perguruan tinggi impianmu.

Apakabar ? :)




Senin, 29 April 2024

 Selasa, 30 April 2024

Alhamdulillah... Terima Kasih atas segala karunia baik yg kusadari maupun yg luput.. Terima Kasih atas kesempatan berkembang, berfikir, membenahi diri, dan segala penanda lainnya sebagai rem atas keinginanku yang tak tau batas...

Semoga rasa syukur dan terima kasih tulus dari diri ini akan lebih sering terucap selepas ini.. rindu rasanya bisa sesejuk ini.. kapan ya ? Entahlah... rasanya dulu gratis mengapa sekarang rasanya sulit ? Ternyata benar kuncinya cukup dan bersyukur...

Kamis, 07 Maret 2024

 Kamis, 07 Maret 2024

Menikmati waktu luang yg sudah jarang kusyukuri.. waktu luang yg biasa saja bisa ya menjadi luar biasa.. lelah sekali berlari tanpa tahu ujung.. rasanya pengen bentar bentar deh... berhenti dulu boleh.. kita rehat ngapain sejenak.. tanpa khawatir apapun tanpa memikirkan apapun dan tanpa berandai apapun... ahh ternyata susah juga.. 

Senin, 04 Maret 2024

 Selasa, 05 Maret 2024 Pukul 04.35

H-1 batas pengumpulan satu hal yg paling ditunggu sekaligus H-bbrp jam deadline rutin lainnya.. bukan tentang mana yg kupilih.. jelaslah kupilih semua kalo bisa.. tapi apakah ku mampu memenuhi semua ? Semoga.. 

Rabu, 17 Januari 2024

 Mungkin terlalu berat hingga rasanya ingin dilupakan saja. Tapi ternyata dari rasa sakit dan sedihlah kita mengerti apa itu cukup. Tanpa sedih dan sakit, yg tadinya kita rasa harusnya cukup ternyata masih saja kurang. Kita memang tak akan pernah mencapai ujung yg kita cari, kita tahu betul itu. Lalu mengapa kita masih berlari ? 


Semarang, 17-01-2024

 Entah sudah berapa lama kurasakan ini

Entah sudah berapa kali ak begini

Tapi mengapa kali ini ak rasa ada yg beda

Pertama kali mendengar tentangmu sdh seperti ada sesuatu

Rumor menyebar ttg mu masih biasa saja

Hingga pertama kali kau menyapa masih biasa saja

Entah karna apa dan sejak kapan

 setiap malam bahkan setiap detik jarum jam namamu selalu terlintas dipikiranku 

Terebih saat malam.. namamu samar2 kusebut dalam doaku

Kusebut samar karna ak tak brani berharap seperti yg sudah sudah

Harapanku sendiri yg menghancurkanku

Aku tau ak sangat lemah soal yg satu ini

Kenapa aku pun tak tau

Mungkin sudah terlalu nyaman dg keadaan ini

Sudah terbiasa berusaha sendiri

Selalu berusaha menciptakan sendiri

Karna mengharap adalah hal yg palong tak kusuka

Sebab disitulah biasanya ak akan kecewa

Tp kenapa kali ini seolah olah ak tak pernah berhenti berharap

Rasanya zeperti ada yg berbeda

Tp aku pun tak yakin

Ak hanyalah manusia yg seringkali salah menduga

Semoga memang kita saling mengucap nama dlm doa

Hingga saat yg tepat nanti kita memutuskan bahwa kita siap