Cintailah orang yg kau cinati sekedarnya saja,Siapa tau
suatu saat ia akan menjadi orang yg kau benci. Dan bencilah orang yg kau benci
sekedarnya saja siapa tau ia kelak akan menjadi orang yg kau cintai. Ali bin
Abi Thalib.
Sesuatu yg berlebihan memang terbukti gak baik. Misalnya
saja sayur yg kelebihan garam sedikit saja rasanya menjadi asin tak enak. Mau pergi kesuatu tempat, eh kelewatan bisa
fatal kan kalo dijalanan kota besar harus putar balik jauh lagi, tidak hanya
itu obat aja yg diminum dg dosis terlalu tinggi bukanya menyembuhkan malah
mematikan kan. Nah masih banyak lagi contoh yg membuktikan bahwa sesuatu yg
berlebihan itu gak baik. Yang sedang-sedang saja,.. yg sewajarnya saja..
Apalagi manusia,
Yang faktanya Hatinya sellalu berputar. Kadang ini lalu itu.
Kadang seperti ini lalu seperti itu.
Selalu berputar bergantung sang pemilik hati. Pikiranya selalu dipenuhi prasangka. Mudah marah, mudah baik, mudah suka, mudah
bosan, mudah terpengaruh, mudah menjalin hubungan, mudah memutus hubungan.
Karena manusia hanyalah manusia.
Mencintai sesuatu boleh saja, namun jangan berlebihan. Terlebih mencintai seseorang harus lebih
berhati-hati, faktanya tak sedikit yg kemudian berubah menjadi benci. Sayang
sekali bukan.
Membencipun juga harus berhati-hati. Tak jarang pula yg
berbalik menjadi cinta. Karena cinta dan benci nyaris tak memiliki batas.
Sangat tipis. Kita tak punya kuasa
menahan cinta dan sulit sekali menghindari benci. Yang bisa kita lakukan adalah
mengendalikanya sebelum mengakar dan sulit di cabut. Mencintai sewajarnya dan
jikapun kita membenci sesuatu walaupun itu dilarang bencilah dengan sewajarnya
saja. Ingat sesuatu yg berlebihan itu tak baik.
Bahagia secukupnya. Sedihpun seperlunya saja. Jangan terlalu
larut akan kebahagiaan. Kamu akan terlena. Jangan terlalu kalut dalam kesedihan
dan kegagalan. Keputusasaan akan senang
hati menghampirimu. Melibatkan hati dalam keputusan sehari-hari memang baik.
Karena manusia memiliki intuisi. Namun jangan biarkan hati menguasai otak juga.
Karena dalam hidup perlu rasionalitas. Kita hidup didunia yg materialistik
bukan di negeri yg idealis seperti rapunzel atau putri salju.Hehehehehe...
Jadi Mencintai
sewajarnya. Bahagia secukupnya. Sedihpun seperlunya saja . Good Night J