Lawatan sejarah merupakan salah satu kegiatan yang paling ditunggu oleh penikmat sejarah di Indonesia. Acara ini berkonsep karya tulis kesejarahan. Mengapa demikian ?? karena persyaratan utama dalam seleksi peserta melalui karya tulis yg kita buat dan di akhir acar ini pun para peserta diwajibkan membuat laporan kegiatan tersebut.Walaupun terkesan serius dengan embel-embel karya tulis namun menurut saya Lawatan sejarah memiliki arti lebih dari sekedar membuat karya tulis. Ada 3 tingkatan Lawatan Sejarah dimulai dari Lawatan Sejarah lokal mencakup satu provinsi, Lawatan Sejarah Regional biasanya melibatkan bberapa provinsi dalam satu pulau, dan Lawatan Sejarah Nasional.
Saya rasa cukup beberapa ulasan umum tentang apa itu Lawatan Sejarah. Sekarang saya mau berbagi cerita tentang pengalaman yg saya dapat dari Lawatan Sejarah Regional 2013 ( LASEREG'13) :) .
Tepatnya pada tanggal 17 Juni 2013 lalu merupakan titik awal acara tsb dimulai.Walaupun Sebenarnya menurut panitia LASEREG;13 secara resmi dibuka tanggal 18. Tapi sebelumnya kami telah dikumpulkan oleh BPNB ( Badan Pelestarian Nilai Budaya ) provinsi Jawa Tengah di wisma Museum Ranggawarsita. Jujur baru kali ini sih tau kalau di museum itu ada penginapan sekelas hotel berbintang. ....heheh. Tanpa panjang lebar disana kita dikumpulkan seluruh siswa SMA seJaTeng ada 25 anak. Di wisma tsb kami saling berkenalan, termasuk dengan beberapa guru sejarah sejawa tengah dan orang-orang dari BPNB jawa tengah. Kalau ada yg beranggapan bahwa orang yg berkecimpung dalam dunia sejarah itu pasti kuno, kaku, serius dan sekawanya, aku cuma mau bilang itu semua gak kebukti ketika aku disana. Bahkan disana kita bisa saling berdiskusi, berbagi cerita tentang sejarah kita sendiri kepada generasi muda yg emang sadar dan mau cari tahu akan sejarah. Kesan yang aku dapet kita semua nyambung, lucu, asyik dan gak bisa disebutin satu persatu deh.Bahasa alay.nya kita itu seperti saudara yg terpisahkan dan ditakdirkan bertemu kembali. Baru beberapa jam kita kenalan langsung nyambung dan akrab. Bahkan kamar yg harusnya cuma ditempati 3 orang, yaitu aku, mbak histo dari purworejo, dan Absa dari salaman harus ditempati 10 anak karena kita keasyikan ngobrol sampe larut malam. Oh iya disana kita juga main games, diskusi, bikin yel-yel, dan latihan pensi :) .
Nah inilah pengalaman sehariku di wisma Ranggawarsito. Untuk yg lainya tunggu edisis lawatan sejarah berikutnya :) .